Forgot Password

Transaksi Aman

Transaksi Aman dan Terjamin, pembayaran langsung ke Rekening PT Sarimunik Mandiri.

Jasa Pengiriman Paket

Pengiriman Paket Sarimunik menggunakan Go Send, JNE, SICEPAT, J&T.

Banyak Diskon

Dapatkan diskon dan potongan harga untuk setiap pembelian produk sarimunik.

BAHAN :
20 gr Bumbu Dasar Kuning Munik
10 gr Bumbu Dasar Merah Munik
200 gr udang ukuran 50/60
25 gr nanas kupas
3 lembar daun jeruk
1 batang sereh di memarkan
15 gr lengkuas di memarkan
50 gr santan kelapa
150 ml air
garam secukupnya
lada secukupnya

CARA MEMASAK :

1. Udang bersihkan dan belah punggungnya, kemudian goreng sebentar dengan minya panas.
2. Tumis bumbu dasar kuning dan bumbu dasar merah munik hingga harum.
3. Masukkan daun jeruk, sereh dan lengkuas.
4. Lalu masukkan udang nya, masak sebentar tambahkan air masak sampai mendidih dan tambahkan nanas, beri bumbu.
5. Tambahkan santan dan masak hingga mendidih.

BAHAN :
100 gr Bumbu Woku Munik
75 gr ikan kakap
75 gr udang
75 gr cumi
50 gr lengkuas
25 gr sereh
5 pcs daun jeruk
50 gr daun bawang potong kasar
25 ml air jeruk nipis
15 gr kemangi 2 batang
cabe rawit
2 pcs tomat hijau potong 4
1500 ml kaldu ikan
garam secukupnya

CARA MEMASAK :

1. Panaskan kaldu.
2. Masukkan Bumbu Woku Munik dan semua bumbu kasar kecuali tomat dan daun bawang.
3. Semua seafood di blanch dan masukkan ke dalam kuah kaldu.
4. Masak hingga matang.
5. Masukkan tomat dan daun bawang.

BAHAN : 
2 bungkus Bumbu Soto Ayam Munik
3 ekor ayam kampung ( 1200 gr )
3000 cc air
100 gr minyak kelapa
100 gr bandeng/ daging udang
2 lembar daun salam
4 lembar daun jeruk
2 batang sereh
2 batang sereh geprek
50 gr kemiri
5 gr terasi kering

BAHAN PELENGKAP : 
Irisan kubis
Irisan seledri
Irisan daun bawang
Bawang merah goreng
Telur rebus

SAMBAL :
150 gr cabai rawit merah
50 gr bawang putih
20 gr garam

KOYA : 
150 gr kerupuk udang
50 gr bawang putih goreng
haluskan kedua bahan diatas hingga halus.

CARA MEMASAK : 

  1. Rebus air, masukkan ayam kampung, daun salam, daun jeruk dan sereh hingga mendidih.
  2. Haluskan bandeng, terasi kering dan kemiri sampai lembut, lalu tumis dengan minyak kelapa hingga wangi.
  3. Setelah wangi bumbu di masukkan kedalam rebusan ayam tadi dan masukkan 2 bungkus Bumbu Soto Ayam Munik.
  4. Ambil ayam yang telah direbus tadi lalu goreng hingga kuning, tiriskan.
  5. Sajikan bahan pelengkap di mangkuk lalu tuang kuah soto serta taburi koya.
  6. Enak disajikan selagi panas.

Daging merupakan salah satu sumber protein utama yang sangat dibutuhkan oleh untuk pertumbuhan dan pekembangan. Rasa daging yang lezat serta kandungan gizi yang ditawarkan membuat aneka olahan daging menjadi salah satu hidangan yang selalu coba dihadirkan oleh para Ibu di atas meja makan setiap harinya.
Daging untuk bahan konsumsi berasal dari berbagai jenis hewan. Di Indonesia sendiri, jenis hewan yang umum untuk dikonsumsi adalah ayam, kambing, sapi, domba, kerbau, kelinci, dan babi. Daging dapat diolah dengan berbagai cara seperti digoreng, dibakar, direbus, dan lain sebagainya. Pengolahan daging di Indonesia pada umumnya melibatkan begitu banyak jenis bumbu dapur untuk membuat rasanya semakin lezat.
Berbicara mengenai proses pengolahan daging menjadi makanan yang super lezat, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu mulai dari manfaat konsumsi daging, kandungan nutrisi daging, jenis dan cara memasak daging, peraturan dasar dalam memasak daging, kesalahan yang sering dilakukan dalam pengolahan daging, tips dan cara membuat daging empuk, dan tentu saja berbagai jenis resep olahan daging yang bisa Anda coba di rumah.

Manfaat Mengonsumsi Daging

Sumber: shutterstock.com

Protein bukanlah satu-satunya kandungan daging yang bermanfaat bagi kesehatan Anda. Anda perlu memasukkan daging sebagai bagian dari diet Anda dan keluarga sehari-hari untuk bisa mendapatkan beberapa manfaat berikut:

  • Membantu mencegah anemia atau kurang darah.
  • Kandungan nutrisi dalam daging lebih mudah diserap oleh tubuh.
  • Membantu menjaga kesehatan dan bentuk massa otot.
  • Konsumsi daging juga mampu menjaga kesehatan dan kekuatan tulang karena mengandung kalsium, vitamin D, vitamin B12, protein, dan asam omega.
  • Membantu menjaga kesehatan otak, berkat kandungan alami vitamin B12 yang ada didalamnnya. Selain itu, kandungan vitamin ini juga membantu menjaga sistem saraf agar berfungsi dengan baik.
  • Konsumsi daging secukupnya ternyata membantu dalam menjaga kesehatan jantung.
  • Metode diet dengan mengkonsumsi protein dalam jumlah tinggi dan karbohidrat dalam jumlah rendah ternyata mampu menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Selain itu, jenis diet seperti ini juga mampu menurunkan berat badan dan menjaganya agar tetap stabil dalam jangka waktu lama.
  • Membantu menjaga kekebalan tubuh berkat kandungan zinc dan selenium.

Kandungan Nutrisi Daging

Berikut ini adalah daftar dari berbagai jenis nutrisi kandungan daging yang dapat memberikan Anda berbagai manfaat kesehatan:

  • Protein

Sumber: mymeatup.org

Protein termasuk dalam jenis makronutrien, yaitu jenis nutrisi utama yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.
Protein sangat dibutuhkan dalam proses pembentukan dan perbaikan otot. Bila Anda kekurangan makanan, maka tubuh akan menggunakan cadangan protein sebagai sumber energi sehingga fungsi utama protein sebagai pembentuk otot akan terganggu.
Kandungan protein yang berasal dari daging hewan terbukti lebih mampu diserap oleh tubuh bila dibandingkan dengan protein yang berasal dari tanaman.

  • Vitamin B12

Akibat kekurangan vitamin B12 (Sumber: youtube.com)

Vitamin B12 sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak terutama pada anak-anak. Selain itu, vitamin ini juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan sistem saraf serta produksi sel darah merah. Daging hewan, ikan, susu, dan telur merupakan sumber alami vitamin B12
Kekurangan vitamin B12 telah dihubungkan dengan gangguan pada sistem neurological serta penurunan ingatan.

  • Vitamin D3

Sumber: amazon.com

Sumber alami dari vitamin D3 hanya bisa ditemukan pada daging hewan, susu, telur, dan ikan. Bagian liver atau hati pada hewan merupakan sumber vitamin D3 terbesar yang ada

  • Iron atau zat besi

Sumber: nestle.com

Peran zat besi dalam tubuh Anda adalah untuk membantu pembentukan sel darah merah, membantu fungsi kerja sel dalam tubuh, membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh anggota tubuh, serta membantu kerja otak.
Kekurangan zat besi akan membuat Anda merasa cepat lelah, terlihat pucat, susah untuk berkonsentrasi, merasa kehabisan napas, serta kekurangan energy. Untuk mengatasi munculnya permasalahan tersebut, disarankan untuk mengkonsumsi zat besi dalam kadar yang dibutuhkan tubuh setiap harinya.
Daging hewan memiliki kandungan zat besi yang dapat lebih mudah diserap oleh tubuh bila dibandingkan dengan zat besi yang berasal dari tanaman.

  • Zinc

Sumber: organicfacts.net

Kandungan daging selanjutnya adalah zinc. Zinc sangat berperan dalam pertumbuhan. Bersama-sama dengan nutrisi lain seperti karbohidrat, protein, dan lemak, zinc membantu dalam proses reproduksi sel, serta perbaikan jaringan tubuh.
Zinc sangat dibutuhkan dalam setiap tahap pertumbuhan. Kekurangan zinc pada anak-anak dapat menghambat pertumbuhan mereka, sementara kekurangan zinc pada ibu hamil dapat menyebabkan cacat pada bayi. Sementara itu, untuk kaum lansia, zinc dibutuhkan untuk membantu proses penyembuhan luka dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Cara Memasak Daging

Sumber: thespruceeats.com

Kali ini, kita tidak akan membahas mengenai metode yang Anda pergunakan dalam memasak daging. Daging hewan bisa dimasak dengan berbagai cara mulai dari digoreng, dibakar, direbus, dikukus, atau  dimasak dengan meggunakan microwave. Jenis dan bumbu yang dipergunakan juga sangat beragam sesuai dengan selera Anda masing-masing mulai dari bumbu rendang yang sudah siap pakai dari sari munik, bumbu gulai, bumbu sate, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Hal yang akan dibahas disini mengacu pada 2 cara utama memasak daging yaitu dengan cepat dan menggunakan temperatur tinggi, atau dengan lambat dan temperatur rendah.
Daging tersusun dari sel-sel otot dan jaringan serat yang saling berhubungan. Jaringan serat ini terbuat dari kolagen yang akan mulai putus dan rusak pada suhu 50⁰ C. Bila suhunya naik lebih panas lagi, maka sel-sel otot menjadi rusak dan membuat daging terasa keras atau a lot. Untuk membuat daging tersebut menjadi lembut kembali, maka potongan daging tersebut harus dimasak kembali dalam jangka waktu lama dengan temperatur rendah.

  • Cara memasak daging dengan cepat dan temperatur tinggi

Untuk potongan daging yang lembut seperti pada dada ayam memiliki jaringan serat yang sedikit, sehingga proses memasak bisa dilakukan dengan cepat dan pada temperatur tinggi.

  • Cara memasak daging dengan lambat dan temperature rendah

Untuk beberapa jenis potongan daging yang alot dan liat membutuhkan waktu memasak yang lebih lama, sekitar 2 jam atau lebih. Pada umumnya, cara memasak seperti ini dipergunakan untuk membuat kaldu.

Kesalahan Umum dalam Memasak Daging

Memasak dan mengolah daging memang bisa dikatakan susah-susah gampang, terutama bagi Anda yang sebelumnya belum pernah melakukannya. Ada beberapa kesalahan umum yang dilakukan banyak orang dalam memasak daging. Pada umumnya, kesalahan-kesalahan ini melanggar prinsip dasar dalam memasak daging.
Untuk bisa menghindari melakukan kesalahan yang sama, maka ada baiknya Anda mengenal terlebih dahulu kesalahan umum dalam memasak daging yang sering terjadi di luar sana:

  • Menempatkan daging yang telah matang di atas piring tempat daging mentah.

Sumber: thisisinsider.com

Tempatkan daging yang telah matang di atas piring bersih, dan bukannya diatas piring bekas menempatkan daging mentah. Hal ini beresiko meningkatkan terjadinya kontaminasi dan penyebaran kuman dari daging mentah ke daging yang telah matang.

  • Tidak membiarkan daging menjadi agak dingin terlebih dahulu sebelum dipotong-potong

Sumber: bcdn.biz

Setelah Anda selesai memasak daging baik dengan cara dipanggang atau dibakar, ada baiknya untuk membiarkan daging menjadi agak dingin terlebih dahulu sebelum dipotong-potong.
Tak perlu menunggu terlalu lama, cukup biarkan daging tersebut selama 5 hingga 15 menit tergantung ketebalan potongan daging. Dengan begini, cairan atau juice yang ada dalam daging akan tersebar merata dan membuat rasanya menjadi lebih nikmat.

  • Tidak memotong daging dengan tepat

Sangat disarankan untuk memoton daging secara tegak lurus dengan serat daging. Hal ini akan membuat Anda lebih mudah dalam memotong daging tersebut, dan tampilan akhir daging juga akan terlihat lebih menarik.

  • Tidak memberikan bumbu pada daging sebelum dimasak

Sumber: thespruceeats.com

Untuk mendapatkan hasil dan rasa terbaik, sebaiknya daging yang akan dimasak dibumbui terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan garam untuk membumbui potongan daging tepat sebelum daging tersebut dimasak atau dengan cara memberikan garam dan membiarkannya selama 40 menit sebelum dimasak.

  • Tidak memanaskan panci yang akan dipergunakan untuk memasak

Untuk memastikan agar daging masak dengan merata, pastikan untuk memanaskan panci yang akan dipergunakan untuk memasak terlebih dahulu. Hal ini juga bermanfaat untuk mencegah agar potongan daging tidak melengket pada permukaan panci.

  • Memasak daging yang masih beku

Jangan memasak daging yang masih beku atau daging yang baru keluar dari freezer. Sebaiknya, biarkan daging tersebut selama beberapa saat hingga suhunya mendekati suhu ruangan untuk memastikan agar proses memasak menjadi lebih lancar.

  • Membalik daging yang belum matang

Jangan membalik daging yang belum matang. Hal ini akan merusak permukaan daging. Sebaiknya, biarkan sisi daging tersebut matang terlebih dahulu sebelum membaliknya.

  • Tidak memperhatikan suhu atau temperatur

Sumber: gustotv.com

Bagi Anda yang benar-benar serius dengan pengolahan daging, maka sebaiknya Anda berinvestasi dengan membeli termometer daging.  Termometer daging sangat berguna untuk mengukur suhu daging dan memastikan agar daging tersebut dapat masak dengan sempurna. Penggunaan termometer daging sangat dibutuhkan untuk pengolahan daging berukuran besar dimana ada kalanya daging tersebut terlihat sudah matang dipermukaan, namun ternyata masih mentah di bagian dalam.

Prinsip Carryover Cooking

Sumber: askmarxfoods.com

Dalam memasak dan mengolah daging, ada satu prinsip yang dikenal dengan nama carryover cooking. Prinsip ini mengacu pada proses dimana temperatur daging akan terus meningkat saat daging didiamkan setelah selesai dimasak. Hal ini berarti bahwa daging tersebut masih mengalami proses pematangan walaupun sudah diangkat dari sumber panas.
Mengacu pada prinsip ini, daging yang dimasak hendaknya dikeluarkan dari panci, oven, atau dari atas panggangan pada saat suhu atau temperaturnya berada 5⁰ hingga 10 ⁰ C dibawah suhu yang diinginkan. Prinsip ini hanya berlaku untuk daging seperti kambing, sapi, dan kerbau, dan tidak berlaku untuk unggas seperti ayam dan ikan karena daging dari kedua jenis hewan tersebut tidak mampu mempertahankan panas dengan baik.

Cara Membuat Daging Empuk

Salah satu kesulitan utama dalam pengolahan daging adalah membuat daging tersebut terasa empuk dan tidak alot. Berikut ini kami bagikan beberapa tips dan cara membuat daging empuk dan lebih mudah dikonsumsi:

  • Membiarkan daging selama beberapa jam setelah dipotong.

Bila Anda akan mengolah daging segar yaitu daging yang baru saja selesai dipotong, maka ada baiknya daging tersebut didiamkan terlebih dahulu selama beberapa jam. Kambing atau sapi biasanya dipotong dalam keadaan daging masih tegang sehingga akan terasa alot bila langsung dimasak. Biarkan daging tersebut selama beberapa jam sebelum mulai mengolah untuk memastikan daging tersebut menjadi empuk.

  • Tidak perlu mencuci daging dengan air

Untuk beberapa jenis daging seperti daging kambing, membersihkan daging dengan air justru akan membuat baunya menjadi semakin kuat. Daging bisa dibersihkan dengan menggunakan tisu atau lap bersih. Setelah itu, daging bisa direbus sebentar untuk menghilangkan sisa darah dan kotoran secara alami. Buang air rebusan daging ini dan daging siap untuk diolah. Sebenarnya proses perebusan ini bisa dilakukan sebanyak 2 hingga 3 kali untuk memastikan bahwa daging tersebut benar-benar bersih.

  • Membungkus daging dengan daun papaya

Sumber: bintang.com

Sebelum dimasak, bungkus daging dengan daun papaya. Getah dari daun papaya akan meresap ke dalam daging dan membuatnya tidak a lot. Cara membuat daging empuk yang satu ini merupakan warisan turun-temurun yang diajarkan oleh nenek moyang kita.

  • Menggunakan banyak bumbu dapur

Cara membuat daging empuk selanjutnya adalah dengan menggunakan banyak bumbu dapur. Penambahan garam pada daging sebelum daging direbus akan membuat daging tidak hambar.
Sementara itu, dalam proses memasak, tambahkan berbagai jenis bumbu dapur sesuai dengan resep masakan yang akan dibuat. Untuk resep masakan gulai, pergunakan bumbu gulai siap saji dari sari munik yang terbuat  dari berbagai jenis bumbu seperti daun salam, lengkuas, sereh, ketumbar, dan masih banyak lagi. Penggunaan bumbu dapur akan membuat rasa masakan menjadi lebih lezat, tidak berbau, dan juga membuat daging menjadi lebih empuk.

  • Menggunakan api kecil untuk memasak

Memasak daging merupakan proses yang cukup memakan waktu. Tidak heran bila banyak orang menjadi tidak sabar dan membesarkan api saat memasak daging. Hal ini sebenarnya kurang tepat untuk dilakukan. Penggunaan api besar justur akan membuat tekstur daging menjadi hancur dan bumbu menjadi kurang meresap.
Sangat disarankan untuk memasak daging dengan menggunakan api kecil, terutama saat daging sudah berubah warna. Hal ini akan membantu agar tekstur daging tidak hancur, daging menjadi lebih lembut dan empuk, serta bumbu akan meresap lebih dalam dan lebih terasa.

Aneka Masakan Daging

Berbekal semua informasi di atas, apakah Anda sudah siap untuk mulai memasak dan mengolah daging untuk semua anggota keluarga?

Sumber: selerarasa.com

Berikut ini adalah beberapa contoh aneka masakan daging yang bisa Anda coba sekarang juga:

  • Ayam goreng. Ayam goreng merupakan masakan favorit semua orang, dan ada berbagai variasi resep ayam goreng yang bisa Anda coba mulai dari ayam goreng tepung, ayam goreng mentega, ayam goreng lengkuas, dan masih banyak lagi lainnya.
  • Ayam balado yang pedas dan menggugah selera.
  • Gulai ayam dengan bumbu santan yang gurih dan cocok dinikmati setiap saat.
  • Kari kambing yang lezat dan kaya dengan penggunaan bumbu dan rempah yang membuatnya semakin nikmat
  • Rendang, yang kelezatannya sudah terkenal hingga mancanegara.
  • Sup daging yang sehat dan segar di hari yang dingin.
  • Olahan sate mulai dari sate ayam, kambing, hingga sate sapi dengan ragam varian bumbu, dan masih banyak lagi jenis masakan daging untuk memuaskan selera Anda dan keluarga.

Sayur-sayuran merupakan salah satu sumber makanan sehat yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Bukan rahasia lagi bila konsumsi sayuran dalam jumlah cukup setiap harinya akan membantu dalam menjaga kesehatan tubuh.
Namun, tidak semua orang menyukai rasa sayuran terlepas dari besarnya manfaat kesehatan yang terkandung di dalamnya. Hal ini tentu saja akan membawa kerugian tersendiri bagi orang tersebut. Nah, bagi Anda yang ingin mengetahui seluk beluk pengolahan sayur-sayuran agar bisa menjadi santapan yang lezat bagi seluruh anggota keluarga, ada baiknya Anda memaham berbagai hal yang berkaitan dengan sayur-sayuran itu sendiri. Misalnya saja kandungan nutrisi dalam sayuran, manfaat kesehatan dari mengkonsumsi sayuran, jenis-jenis sayuran yang bisa dikonsumsi, cara menyimpan sayur agar tetap awet, cara memasak sayur,  dan aneka olahan sayur.

Kandungan Nutrisi Dalam Sayuran

Sumber: fruitsandveggiesmorematters.org

Sebenarnya, apa saja kandungan nutrisi yang terdapat dalam sayuran? Sayuran mengandung begitu banyak kandungan gizi yaitu:

  • Antioksidan

Antoksidan dikenal mampu melawan radikal bebas yang disebut-sebut sebagai penyebab kanker.  Kandungan antioksidan dalam sayuran sudah tidak perlu diragukan lagi. Selain mampu melawan radikal bebas penyebab kanker, antioksidan juga mampu membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Sementara itu, sayuran yang berwarna hijau diketahui mengandung bioflavanoid yang bersifat antioksidan, anti kanker, dan anti peradangan.

  • Serat

Serat merupakan kandungan utama dalam sayur-sayuran. Serat sangat bermanfaat bagi tubuh karena mampu menjaga lancarnya sistem pencernaan. Sayuran juga kaya akan serat yang dapat membantu Anda kenyang lebih lama. Tidak heran bila konsumsi sayuran sangat dianjurkan bagi mereka yang sedang menjalani diet untuk menurunkan berat badan.

  • Vitamin

Sayuran juga memiliki banyak kandungan vitamin, diantaranya vitamin A, C, B kompleks dan vitamin K. Masing-masing vitamin memiliki peranan masing-masing dalam menjaga kesehatan tubuh. Sebagai contoh, vitamin A, dikenal baik untuk kesehatan mata, sementara vitamin B kompleks dibutuhkan dalam proses pembentukan energy. Di sisi lain, vitamin K terbukti sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang

  • Mineral

Sayuran memiliki berbagai kandungan mineral yang juga dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya. Kandungan mineral yang bisa ditemukan dalam sayuran adalah kalsium, zat besi, magnesium, potassium, dan sodium. Masing-masing mineral memiliki manfaat tersendiri, misalnya saja kalsium  yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang dan gigi, potassium yang dapat membantu menjaga tekanan darah agar tetap sehat, serta zat besi untuk pembentukan sel darah merah.

Manfaat Sayuran bagi Kesehatan Tubuh

Sumber: organicfacts.net

Ada berbagai manfaat sayuran untuk kesehatan tubuh yaitu:

  • Menjaga berat badan

Berat badan yang berlebih merupakan sumber penyakit. Oleh karena itu, upaya diet untuk menurunkan berat badan perlu dilakukan, namun hal ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Sayuran, merupakan salah satu menu utama yang wajib masuk ke dalam menu harian para pelaku diet. Kandungan serat dalam sayur akan membantu menjaga Anda kenyang lebih lama dan tidak tergoda untuk mengkonsumsi semua makanan lain.

  • Anti kanker

Kandungan antioksidan yang cukup tinggi dalam aneka jenis sayuran mampu melawan radikal bebas yang menjadi penyebab kanker.

  • Mencegah penuaan dini

Kandungan antioksidan dalam sayuran juga mampu melawan radikal bebas yang menjadi penyebab munculnya tanda-tanda penuaan dini.

  • Anti anemia

Anemia atau kondisi kekurangan darah dapat dicegah dengan rajin mengkonsumsi sayuran. Sayuran dengan kandungan zat besi, vitamin, dan asam folat membantu dalam pembentukan sel darah merah, yang artinya membantu Anda terkena anemia.

  • Anti kolesterol

Beberapa jenis zat yang terkandung dalam sayuran seperti serat dan asam pantotenat akan membantu dalam membersihkan darah dari kolesterol jahat. Hal ini akan sangat membantu bagi para penderita kolesterol.

Jenis-jenis Sayuran

Sumber: inspiredroombox.com

Jenis sayuran itu sendiri sangatlah beragam. Beberapa jenis sayuran yang tumbuh di tanah air ternyata tidak atau kurang dikenal di negara lain dan begitu pula sebaliknya.
Untuk lebih memudahkan kita semua, pembagian jenis sayuran dapat dibedakan berdasarkan bagian tanaman yang dikonsumsi. Setidaknya ada 9 jenis sayuran yang dikenal berdasarkan pembagian ini yaitu:

  • Daun

Tanaman dimana bagian daunnya dapat dikonsumsi masuk dalam golongan ini. Beberapa contoh sayuran daun adalah bayam, sawi, selada, daun singkong, daun bawang dan kubis

  • Tangkai daun

Dalam golongan ini bagian sayuran yang dapat dikonsumsi adalah tangkai dan juga daunnya. Contoh sayuran yang masuk dalam golongan ini adalah kangkung dan seledri.

  • Umbi lapis

Segala jenis umbi-umbian yang sering kita konsumsi utamanya sebagai bumbu dapur masuk dalam kategori sayuran ini, contohnya, bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay

  • Batang

Pada beberapa jenis sayuran, bagian tumbuhan yang dikonsumsi adalah bagian batang, yang merupakan penopang tangkai dan daun. Contoh sayuran yang masuk kategori ini adalah asparagus

  • Umbi

Sedikit berbeda dengan umbi lapis, sayuran yang masuk dalam kategori ini adalah sayuran  yang tumbuh di dalam tanah dalam bentuk umbi contohnya kentang

  • Akar

Pada beberapa jenis tanaman, akar, yang fungsi utamanya untuk menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah akan tumbuh dan berkembang menjadi sesuatu yang dapat kita konsumsi. Contoh sayuran yang masuk dalam kategori ini adalah wortel dan bit

  • Bunga

Beberapa jenis tanaman membentuk bunga yang dapat kita konsumsi, contohnya saja brokoloi dan kembang kol.

  • Biji

Bagian tanaman berupa biji-bijian juga ternyata dapat kita konsumsi sebagai sayuran setiap harinya. Contoh sayuran yang masuk dalam kategori ini adalah buncis, kacang polong, kacang panjang, dan juga jagung

  • Buah

Berbagai jenis sayuran buah yang banyak dikonsumsi di seluruh dunia termasuk di Indonesia adalah terong, tomat, timun, pare, paprika, dan labu.

Metode Penyimpanan Sayur agar tetap Awet dan Segar

Pada dasarnya, sayuran yang akan diolah menjadi berbagai jenis masakan seperti sayur lodeh, sayur asem, atau berbagai jenis sayuran lainnya hendaknya diolah saat sayur tersebut masih segar. Ada beberapa metode penyimpanan sayur yang dikenal dimana masing-masing memiliki aturan dalam penggunaannya:

Sayuran segar

Sumber: daffodil.co.ke

Pada umumnya, masyarakat Indonesia menggunakan sayuran segar dalam masakan mereka setiap harinya. Sayuran segar ini bisa disimpan dalam kulkas setelah sebelumnya dibungkus dengan plastik bening untuk menjaga agar udara dan air tidak masuk.

Sayuran Beku

Sumber: southernliving.com

Anda bisa mendapatkan sayuran beku dari supermarket, atau Anda bisa membuat sayuran beku Anda sendiri. Sayuran yang bisa dibuat menjadi sayuran beku ini terbatas pada beberapa jenis sayuran saja, misalnya wortel dan kacang polong.
Langkah-langkah membuat sayuran beku:

  • Sayuran dicuci bersih kemudian dipotong-potong
  • Sayuran tersebut masukkan ke dalam panci berisi air mendidih selama beberapa menit
  • Keluarkan sayuran dan langsung masukkan ke dalam air es untuk menghentikan proses pemasakan.
  • Keringkan sayur kemudian masukkan ke dalam wadah kedap udara
  • Masukkan wadah tersebut ke dalam freezer

Sayuran beku harus disimpan pada suhu dibawah 0⁰ C. Secara umum, sayuran beku ini dapat bertahan hingga kurang lebih 6 bulan lamanya.

Sayuran Kaleng

Sumber: asianfoodgrocer.com

Sayuran dalam kaleng pada dasarnya memiliki nilai nutrisi yang sama dengan sayuran segar, karena proses pengalengan dilakukan tidak lama setelah panen. Kebanyakan makanan dalam bentuk kaleng, termasuk diantaranya sayur memiliki daya tahan hingga 2 tahun lamanya. Makanan kalengan ini bisa disimpan dalam suhu ruangan.

Aneka Cara Memasak Sayur

Cara memasak sayur seperti apa yang paling sering Anda praktekkan? Apakah dengan cara merebus seperti saat membuat sayur sop, menumis, atau cara seperti apa?
Ada berbagai cara memasak sayur yang bisa Anda praktekkan selain dengan merebus dan menumis. Namun, sebelum kita membahas mengenai cara memasak sayur, mari kita mulai dengan beberapa tips untuk menjamin agar sayuran yang dimasak tidak kehilangan nutrisinya.

  • Cuci sayuran sebelum dipotong

Tips pertama dalam menjaga agar nutrisi dalam sayuran tidak hilang adalah dengan mencuci sayuran sebelum dipotong-potong. Kebanyakan orang mencuci sayur setelah dipotong yang justru akan menghilangkan banyak kandungan nutrisinya.

  • Cuci sayuran pada air mengalir

Cuci sayuran dengan air mengalir agar kotoran yang ada tidak menempel kembali pada sayuran tersebut.

  • Perhatikan suhu, waktu, dan jumlah air saat memasak

Selama proses memasak, perhatikan ketiga aspek tersebut. Suhu yang terlalu tinggi, waktu memasak yang terlalu lama, dan jumlah air yang terlalu banyak akan mengurangi kandungan nutrisi pada sayuran.
Setelah Anda mengetahui berbagai tips agar sayur tidak kehilangan nutrisinya, sekarang saatnya kita membahas mengenai berbagai cara memasak sayur:

Merebus Sayuran

Sumber: livestrong.com

Merebus sayuran merupakan salah satu cara memasak sayur yang paling umum dilakukan masyarakat Indonesia. Cara memasak sayur dengan metode ini sangatlah mudah, cukup dengan memasukkan bumbu seperti bumbu sayur asam serta berbagai jenis sayuran kedalamnnya, dan setelah menunggu beberapa saat sayur tersebut siap untuk disajikan.
Untuk mempertahankan rasa dan kerenyahan sayur, sebaiknya sayur dimasukkan setelah air rebusan mendidih. Metode atau cara memasak sayur seperti ini bisa dipergunakan untuk berbagai jenis sayur baik sayur yang masak dengan cepat ataupun sayur yang tergolong agak keras dan membutuhkan waktu lebih agar bisa matang seperti kentang dan bit.

Blanching

Sumber: vivowallpaper.com

Blanching merupakan teknik yang dipergunakan untuk membuat sayur menjadi lebih lembut. Teknik ini dipergunakan untuk beberapa tujuan misalnya untuk membuat sayur tersebut siap dipakai dalam salad atau untuk menghilangkan kulit pada sayuran tersebut.
Metode ini merupakan metode yang dipergunakan saat akan membekukan sayuran dimana sayuran tersebut dimasukkan kedalam panci berisi air mendidih selama beberapa menit sebelum dikeluarkan dan dimasukkan ke dalam air es untuk menghentikan proses pemasakannya.

Mengukus Sayuran

Sumber: pamperedchef.com

Mengukus sayuran merupakan metode terbaik untuk mempertahankan rasa, warna, dan juga berbagai kandungan nutrisi yang ada dalam sayuran. Dibandingkan dengan berbagai cara memasak sayur yang lain, metode yang satu ini terbilang paling ampuh dalam menjaga kandungan nutrisi dalam sayuran. Anda bisa menggunakan metode ini untuk memasak berbagai jenis sayur, terutama sayur yang mengandung vitamin larut air. Beberapa contoh sayuran yang bisa dimasak dengan metode ini adalah brokoli, kembang kol, bayam, kacang hijau, wortel, serta berbagai jenis sayuran berwarna hijau yang lainnya.

Memanggang Sayuran

Sumber: foodandwine.com

Cara memasak sayur selanjutnya adalah dengan cara memanggang. Cara ini bisa dilakukan dengan menggunakan oven ataupun kompor. Pada umumnya, jenis sayuran yang dimasak dengan menggunakan metode ini adalah kentang. Namun, ada berbagai jenis sayuran lain yang tidak kalah lezat bila dimasak dengan cara ini misalnya saja wortel, labu, buncis, dan asparagus. Cara memasak sayur seperti ini akan memperkuat rasa sayur dan menyebabkan kadar gula alami dalam sayur mengkristal dan menciptakan sayuran yang terasa garing diluar dan lembut didalam. Bila Anda akan memasak dengan metode ini, potong sayur menjadi potongan-potongan kecil kemudian berikan campuran minyak dan bumbu dapur sesuai selera Anda.

Menumis Sayuran

Sumber: pioneerwoman.files.wordpress.com

Cara memasak sayuran dengan cara ditumis menggunakan sedikit minyak untuk bisa mempertahankan rasa dan tekstur sayuran. Untuk memasak sayur dengan cara ini, sebelumnya, potong sayuran menjadi potongan-potongan kecil, kemudian panaskan wajan dan beri sedikit minyak. Saat minyak telah panas, masukkan sayur dimulai dari sayur yang membutuhkan waktu paling lama untuk matang. Selama proses menumis sayuran, aduk terus sayuran hingga matang dan siap disajikan. Jika Anda menggunakan saus, tambahkan saus pada akhir proses memasak. Jenis sayuran yang bisa dimasak dengan cara seperti ini adalah wortel, jamur, kacang kapri, asparagus, dan berbagai jenis sayur lainnya.

Membakar Sayuran

Sumber: georgesmarket.com

Siapa yang menyangka kalau sayuran juga bisa dibakar. Beberapa jenis sayuran ternyata bisa dinikmati setelah dibakar terlebih dahulu. Anda pasti sudah sangat familiar dengan jagung bakar sebagai salah satu contoh hasil olahan sayuran dengan menggunakan metode ini. Jenis sayuran lain yang dapat diolah dengan menggunakan cara ini adalah jamur, paprika, dan terong.

Microwave

Sumber: fondation-louisbonduelle.org

Cara memasak sayuran yang satu ini memang terbilang masih jarang dilakukan di tanah air. Pada dasarnya, cara memasak sayuran ini sangatlah mudah, cukup dengan memasukkan mangkuk berisi sayuran dan berbagai bahan tambahan lain ke dalam microwave untuk mendapatkan hasil olahan sayur dalam waktu singkat.

Aneka Olahan Sayur

Sumber: selerasa.com

Ternyata ada begitu banyak hal menyangkut cara mengolah sayur-sayuran menjadi masakan lezat yang disukai seluruh anggota keluarga. Melihat jenis sayuran yang sangat banyak dan beraneka ragam, tidak heran bila ada begitu banyak aneka olahan sayur yang bisa Anda coba, beberapa diantaranya adalah:

  • Pecel. Olahan sayur-sayuran hijau lengkap dengan bumbu kacang yang satu ini merupakan favorit banyak orang, bahkan mereka yang pada umumnya kurang menyukai sayur. Untuk memudahkan Anda dalam membuat pecel, Anda bisa menggunakan Munik bumbu pecel.
  • Sayur asam. Rasa sayur asam yang segar sangat cocok dinikmati di siang hari yang panas lengkap dengan berbagai lauk-pauk dan Munik sambal bajak.
  • Sayur sop. Sayur ini memiliki berbagai varian isi sayuran yang bisa Anda sesuaikan dengan selera.
  • Tumis kangkung.
  • Sayur daun singkong.
  • Sayur bayam yang tidak membutuhkan waktu lama untuk pembuatannya.
  • Oseng kacang panjang.
  • Tumis labu siam, dan masih banyak lagi aneka olahan sayur yang lainnya.

Bumbu untuk memasak aneka olahan sayur tersebut sangatlah mudah untuk didapatkan. Bila Anda merasa kesulitan, tidak ada salahnya untuk menggunakan bumbu siap saji dari brand yang terpercaya, Munik. Apapun pilihan Anda, jangan lupa untuk menyajikan sayuran sebagai salah satu menu di meja makan hari ini.

X
×